![]() |
| Image :cupegraf.com |
Beberapa tahun lalu gue juga pernah menggilai beberapa game, terutama yang mempunyai server di indonesia. Mungkin gue bukan orang yang semaniak beberapa pemain lain di indonesia sana, pengentahuan dan direktori game yang gue mainin juga bisa dibilang masih cetek. Gue juga pernah ngerasain (mengira ngira) bagaimana kalau di dunia yang kita tempati ini seperti game, bukan cuman pikiran filosofis seperti life is play. Ada monsternya, bos lantai atau bahkan magic! Yang sungguh ada, bukan serupa sihir tak kasat mata.
Bicara masalah game, ada beberapa keunikan player yang saya tangkap ketika menjadi ghost reader di beberapa forum media sosial. Gue bilang unik bukan sesuatu yang menyimpang, karna hanya para gamer saja yang bisa merasakan hal ini. Karna seseorang tidak sepatutnya menjelek-jelekkan jika tidak mengetahui rasanya. Keunikan tersebut sebagai berikut :
Jomblo
Urusan gamer jomblo dari yang biasa aja sampai yang ngenes itu sangat populer untuk diperbincangkan. Karna memang faktanya serupa, hayo ngaku lebih banyak mana gamer yang punya pacar sama lagi jomblo. Pati nggak bakal bisa ngitung!
Kebanyakan para gamer lebih memilih sibuk dan tenggelam di dunia gamenya dari pada harus repot-repot mengurus sesuatu yang repot seperti cinta. Merek lebih memilih berhubungan dengan teman di dalam game lewat fitur chat, janjian lawan bos monster atau menyelesaikan dungeon. Saking tenggelamnya mereka menikmati game, terkadang sampai lupa untuk sekedar berpacaran atau mencari pacar di dunia real. Karna kebutuhan yang mereka cari, seperti keluarga, sudah terpenuhi lewat game ini.
Ehm, tapi jangan salah kalau mereka bakal setia pas waktu pacaran. Dapet satu aja susahnya minta ampun, mau aneh-aneh untuk tidak setia. (peace)
Belajar Hidup
Kalau beberapa orang melakukan perjalanan untuk memaknai hidup, gamer juga melakukan perjalanan di dalam game untuk memaknai hidupnya. Karna seperti yang kita ketahui, player (sebutan untuk orang yang bermain game) dalam game juga seorang manusia. Secara tidak sadar mereka membuat norma-norma tersendiri saat berada didalam dunia game. Seperti yang sudah umum : bertutur kepada orang lain bahkan sikap yang patut didalam game.
Tidak jarang juga mereka bertukar informasi, berdebat apa yang seharusnya dilakukan untuk hidup yang lebih baik.
![]() |
| Sumber : kaskus |
Urusan sama Billing Warnet
Ada sih yang beberapa kali menunjukkan bagaimana ganasnya billing ketika nongkrong di beberapa forum dulu. Ganasnya billing itu ketika kamu main game, beberapa hari main tanpa mutus billing, dan nggak beranjak pulang dari warnet. Ada juga yang sampai satu bulan tidak mutus billing warnet. Sampai akhirnya mereka harus membayar ratusa ribu untuk itu.
Dari yang ngutang ada juga yang nekat nge-crack biiling yang ada di warnet untuk main gratis. Karna faktanya memang banyak to, artikel tentang bagaimana mencuri curi password admin warnet di beberapa blog dan website yang ada di internet.
Begadang
Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. Begadang boleh saja, asal naik levelnya. Mungkin plesetan nyanyian roma irama bisa mendeskripsikan mengapa beberapa gamer rela begadang untuk sebuah game. Urusan naikin level cepet dengan memakan seminimum hari itu ada pamor tersendiri, terutama untuk para rorang yang ngejokiin karakter orang lain.
Bukan cuman untuk naikin level sebuah karakter yang dimainkan, terkadang memburu
event yang berlangsung karna tidak tidak bisa main pada jam tertentu dikarenakan kesibukan didunia real juga sebagai faktor utama beberapa gamer untuk begadang.
Duitnya Banyak
Kalau dikira gamer itu kere, anda salah kaprah! Mungkin di dompetnya nggak ada duit sepeserpun, tapi memang untuk beberapa orang lihat saja billing uang di gamenya (cash in game). Atau bahkan tanya berapa harga equipment yang dipakai di karakter. Kalau sudah remehin mereka, hati-hati kalau dibukakan dompet virtualnya, bisa bisa jantungan loh.
Mungkin itu saja sedikit yang gue tau tentang beberapa gamer yang pernah gue jumpai. Karna sudah gue bilang, memang sedikit pengetahuan tentang game yang saya tahu. Tulisan ini hanya sekedar sharing yang gue ketahui. Dan akhirnya, gue bilang : don't judge the book with the cover kalau bisa baca dan dalami dulu. Happy gamming!



0 comments