Sebagai alien yang lagi menetap di Indonesia, gue akan mengungkapkan hal yang sedikit pahit buat kalian. Semoga fakta ini tidak sepahit apa yang lagi kalian pikirkan sih. Sebenarnya Negara Indonesia yang gue tempati ini, belum mendapatkan pengakuan merdeka pada tahun 17 agustus 1945 secara de jure oleh negara Belanda, tetapi jika de facto sudah. Belanda ngotot bahwa kemerdekaan Indonesia terjadi pada 27 desember 1949 setelah diadakannya konfrensi meja bundar. Sebenarnya topik ini gue baru saja tahu gara gara celetukan kapanhari ketika menyelinap di kampus B UNAIR (Universitas Airlangga Surabaya) untuk ikut pengajian maiyahannya Cak Nun.
Beberapa informasi hasil sadap sana sini gue menemukan bahwa pada 5 agustus 2013 komite Utang kehormatan belanda (KUKB) mengeluarkan petisi ke bapak presiden Indonesia bahwa mereka menolak mengakui de jure kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 agustus 1945, meminta maaf atas penjajahan dan kejahatan kemanusiaan dan yang lain lain oleh belanda selama agresi militer 1945 – 1950, serta bertanggung jawab atas pembantaian satu juta umat oleh belanda pada agresi militer 1945 – 1950. Bukan hanya itu, belanda mendesa agar pemerintah Indonesia agar memutuskan hubungan diplomatik antara republik Indonesia dengan kerajaan Belanda. (Sumber : batarahutagalung)
Pada tahun 2005 yang digadang gadang jika Belanda sudah mengakui kemerdekaan republik Indonesia tahun 1945 oleh sebuah media nasional yang diwakili oleh kemelunya, ben bott, sebenarnya hanya menerima secara politik dan moral. bukan mengakui secara yuridis. meskipun mereka akhirnya potong tumpeng nasi kuning bersama.
Lalu mengapa belanda tidak mau megakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 17 agustus 1945? Yup, jika mereka mengakui pada tahun 1954, akibatnya sangat mencekam bagi Negara Belanda. Mereka harus menerima kenyataan bahwa agresi militer yang dilakukan untuk membantai warga Indonesia secara otomatis mereka dipaksa untuk mengakui menyerang Negara berdaulat. Jika mereka menyerang Negara berdaulat, mereka harus membayar kerugian yang diperoleh oleh Negara berdaulat tersebut, dalam kasus ini Negara Indonesia. Tapi ketika belanda mengakui secara yuridis bahwa kemerdekaan Indonesia pada desember tahun 1949, belanda dianggap hanya membantai warga negaranya sendiri, dan insiden agresi militer hanya dianggap sebagai perang saudara.
Sebenernya analogy gue sebagai alien itu simple, Negara yang gue tempati ini bernama Indonesia. Pernah ada hubungan yang deket sama belanda. Indonesia Negara yang cantik dan sederhana, Belanda Negara yang tampan. Selama deket ternyata Indonesia yang cantik itu dimanfaatin. Tapi gara gara Indonesia mencintai belanda (gue keinget waktu kesultanan dulu juga sempat dekat dengan belanda dan memberikan Belanda posisi yang menguntungkan) hal tersebut tak apa. Tapi datanglah jepang dengan gombalannya menjadi pihak ketiga. Gara gara Indonesia pingin jadi jomblo ketika tahun 1945, Belanda nggak mau ngakui. Belanda maunya Indonesia Jomblo tahun 1949 biar KDRT mereka nggak di ketahui. Ah, ternyata nggak sesimple yang gue kira.


Klo ini buku sastra ea gpp...
ReplyDeleteLah ni tulisan loe sndiri, ksiih sedikit gmbr mah biar orang trtarik sama tulisan loe ini...
#thinkPositive :D
maksih masukannya.. hehee.. lain kali di perbaiki lah..
ReplyDelete